Lukisan dengan Efek Emosional ala Paula Modersohn-Becker
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Google
merayakan Hari Ulang Tahun Paula Modersohn-Becker hari ini. Pelukis
ekspresionis terkenal yang berasal dari Jerman ini lahir tahun 1876.
Karya-karyanya menjadi saksi keberaniannya, ketegasannya, dan ambisinya.
Temperamen Modersohn-Becker justru memberi pengaruh positif sepanjang
kariernya. Sehingga walau kariernya singkat, dia menghasilkan banyak
karya.
Paula Modersohn-Becker mengecap dunia pendidikan sejak dia masih kecil. Dia tumbuh besar di Dresden-Friedrichstadt. Kemudian, dia memulai ikhtiar artistiknya sebagai mahasiswa di Breman Jerman. Pada usia 18 tahun, Modersohn-Becker pindah ke Worpswede.
Di sana dia bertemu calon suaminya yang juga pelukis, Otto Modersohn. Mereka akhirnya menikah pada 1901. Namun, Paula Modersohn-Becker terus-menerus ingin belajar dan belajar lagi. Sehingga dia pun pindah ke Paris untuk belajar. Tak mau pergi sendiri mengejar kariernya, Modersohn-Becker membujuk sembari mendesak kekasih hatinya untuk ikut ke Paris.
Pada tahun-tahun berikutnya, kehidupan pribadi Modersohn-Becker mengalami banyak perubahan. Namun, gejolak hidupnya itu justru memicunya untuk terus melukis. Dia bahkan menghasilkan 80 lukisan hanya pada tahun 1906.
Masa hingar-bingar itu justru diperlukannya untuk terus berkarya. Keadaan itu membuatnya mampu melalui dua dekade pertama dalam hidupnya dengan tetap berkarya.
Dia perempuan seniman pertama yang menggambarkan tokoh perempuan telanjang. Dia juga berani melukis perempuan yang menyusui anak-anak mereka. Modersohn-Becker gigih menolak pemikiran yang dianut perempuan pada masa itu. Alih-alih ikut dengan arus, dia justru terus mengeksplorasi. Modersohn-Becker lanjut melukis hal-hal bersifat tradisional yang sebenarnya memiliki nilai seni.
Google Doodle hari ini mencerminkan gaya artistik Paula Modersohn-Becker dalam melukis. Google memuat lukisan-lukisan yang menggambarkan hal-hal sederhana atau sangat bersifat domestik. Namun, justru bernilai seni. Doodle ini diilustrasikan duo Golden Cosmos.
Paula Modersohn-Becker mengecap dunia pendidikan sejak dia masih kecil. Dia tumbuh besar di Dresden-Friedrichstadt. Kemudian, dia memulai ikhtiar artistiknya sebagai mahasiswa di Breman Jerman. Pada usia 18 tahun, Modersohn-Becker pindah ke Worpswede.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Di sana dia bertemu calon suaminya yang juga pelukis, Otto Modersohn. Mereka akhirnya menikah pada 1901. Namun, Paula Modersohn-Becker terus-menerus ingin belajar dan belajar lagi. Sehingga dia pun pindah ke Paris untuk belajar. Tak mau pergi sendiri mengejar kariernya, Modersohn-Becker membujuk sembari mendesak kekasih hatinya untuk ikut ke Paris.
Pada tahun-tahun berikutnya, kehidupan pribadi Modersohn-Becker mengalami banyak perubahan. Namun, gejolak hidupnya itu justru memicunya untuk terus melukis. Dia bahkan menghasilkan 80 lukisan hanya pada tahun 1906.
Masa hingar-bingar itu justru diperlukannya untuk terus berkarya. Keadaan itu membuatnya mampu melalui dua dekade pertama dalam hidupnya dengan tetap berkarya.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Mengekspresikan perasaan batin
Paula Modersohn-Becker pun bergabung dengan ekspresionis seperti Pablo Picasso dan Henri Matisse. Dia mengenalkan modernisme pada dunia. Modersohn-Becker sangat dikenal karena tegas menentukan pilihannya sebagai seniman.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Dia perempuan seniman pertama yang menggambarkan tokoh perempuan telanjang. Dia juga berani melukis perempuan yang menyusui anak-anak mereka. Modersohn-Becker gigih menolak pemikiran yang dianut perempuan pada masa itu. Alih-alih ikut dengan arus, dia justru terus mengeksplorasi. Modersohn-Becker lanjut melukis hal-hal bersifat tradisional yang sebenarnya memiliki nilai seni.
Google Doodle hari ini mencerminkan gaya artistik Paula Modersohn-Becker dalam melukis. Google memuat lukisan-lukisan yang menggambarkan hal-hal sederhana atau sangat bersifat domestik. Namun, justru bernilai seni. Doodle ini diilustrasikan duo Golden Cosmos.
Baca juga info : Info kampung inggris pare
Pemilik nama asli Paula Becker ini pun meninggal 30 November 1907
setelah melahirkan anak tunggalnya. Tak heran jika Google merayakan
Paula Modersohn-Becker. Dia pelukis yang lebih tertarik pada ekspresi
perasaan batinnya daripada sekadar melukiskan realitas yang terlihat
mata saja. Selamat ulang tahun Paula Modersohn-Becker!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar