Rabu, 07 Februari 2018

Lukisan dengan Efek Emosional ala Paula Modersohn-Becker

Baca juga info : kursus bahasa inggris


Google merayakan Hari Ulang Tahun Paula Modersohn-Becker hari ini. Pelukis ekspresionis terkenal yang berasal dari Jerman ini lahir tahun 1876. Karya-karyanya menjadi saksi keberaniannya, ketegasannya, dan ambisinya. Temperamen Modersohn-Becker justru memberi pengaruh positif sepanjang kariernya. Sehingga walau kariernya singkat, dia menghasilkan banyak karya.
Paula Modersohn-Becker mengecap dunia pendidikan sejak dia masih kecil. Dia tumbuh besar di Dresden-Friedrichstadt. Kemudian, dia memulai ikhtiar artistiknya sebagai mahasiswa di Breman Jerman. Pada usia 18 tahun, Modersohn-Becker pindah ke Worpswede.


Baca juga info : info kursus bahasa inggris
 
Di sana dia bertemu calon suaminya yang juga pelukis, Otto Modersohn. Mereka akhirnya menikah pada 1901. Namun, Paula Modersohn-Becker terus-menerus ingin belajar dan belajar lagi. Sehingga dia pun pindah ke Paris untuk belajar. Tak mau pergi sendiri mengejar kariernya, Modersohn-Becker membujuk sembari mendesak kekasih hatinya untuk ikut ke Paris.
Pada tahun-tahun berikutnya, kehidupan pribadi Modersohn-Becker mengalami banyak perubahan. Namun, gejolak hidupnya itu justru memicunya untuk terus melukis. Dia bahkan menghasilkan 80 lukisan hanya pada tahun 1906.
Masa hingar-bingar itu justru diperlukannya untuk terus berkarya. Keadaan itu membuatnya mampu melalui dua dekade pertama dalam hidupnya dengan tetap berkarya.


Mengekspresikan perasaan batin

Paula Modersohn-Becker pun bergabung dengan ekspresionis seperti Pablo Picasso dan Henri Matisse. Dia mengenalkan modernisme pada dunia. Modersohn-Becker sangat dikenal karena tegas menentukan pilihannya sebagai seniman.




Dia perempuan seniman pertama yang menggambarkan tokoh perempuan telanjang. Dia juga berani melukis perempuan yang menyusui anak-anak mereka. Modersohn-Becker gigih menolak pemikiran yang dianut perempuan pada masa itu. Alih-alih ikut dengan arus, dia justru terus mengeksplorasi. Modersohn-Becker lanjut melukis hal-hal bersifat tradisional yang sebenarnya memiliki nilai seni.
Google Doodle hari ini mencerminkan gaya artistik Paula Modersohn-Becker dalam melukis. Google memuat lukisan-lukisan yang menggambarkan hal-hal sederhana atau sangat bersifat domestik. Namun, justru bernilai seni. Doodle ini diilustrasikan duo Golden Cosmos. 
 
Baca juga info : Info kampung inggris pare
 
Pemilik nama asli Paula Becker ini pun meninggal 30 November 1907 setelah melahirkan anak tunggalnya. Tak heran jika Google merayakan Paula Modersohn-Becker. Dia pelukis yang lebih tertarik pada ekspresi perasaan batinnya daripada sekadar melukiskan realitas yang terlihat mata saja. Selamat ulang tahun Paula Modersohn-Becker!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar