Viral Kasus Produk Choko B, Ini Klarifikasi Resmi Pihak MOMOIRO
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Beberapa waktu ini kualitas kebersihan beberapa penjaja makanan terkemuka di Indonesia dipermasalahkan.
Hal ini terjadi pasca beberapa waktu lalu tersebar viral video tikus berkeliaran di rak sempat viral di sosial media.
Tikus tersebut diduga berada di satu toko roti paling kondang di Indonesia.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Dalam video seseorang terdengar mengatakan lokasi toko tempat para tikus tersebut terlihat.
Video ini viral di Instagram dengan pengirim yang tidak disebutkan identitasnya.
Tentunya kehadiran dua ekor tikus yang berukuran cukup besar
itu pun membuat netizen bergidik ngeri, dan mereka pun meragukan
kebersihan dan kehigienisan dari toko tersebut.
Hal ini pun akhirnya membuat nama dari toko tersebut jelek dan membuat kepercayaan dari para pelanggannya jadi turun.
Saking hebohnya pemberitaan dua tikus yang berkeliaran di
salah satu gerainya, pihak manajemen dari toko roti itu pun akhirnya
memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar.
Setelah kasus toko roti tersebut, muncul lagi kasus serupa yang melanda toko roti lainnya.
Kali ini kasus nyaris serupa melanda pihak toko roti MOMOIRO.
Baca juga info : info biaya kursus bahasa inggris
Seorang pelanggan membeli roti yang baru saja jadi sesuai penuturan sang pegawai dari toko roti tersebut.
Dirinya membeli dua roti beda varian dengan harga masing-masing Rp. 65 ribu.
Karena membeli makanan yang baru didapatkannya, si pembeli
pun tak sabar untuk memakan salah satu jajanan yang dijual toko roti
tersebut.
Tapi ketika akan dimakan, si pelanggan menemukan hal menjijikan yang kemudian ia rekam dalam video.
Pelanggan ini pun merasa ada yang aneh dari roti itu, ia pun kemudian menzoom hasil rekamannya.
Tak disangka, ternyata dalam roti itu ada banyak hewan seperti ulat putih berukuran kecil berkeliaran dalam roti tersebut.
Tampak ada belatung yang keluar dari satu bagian roti.
Saat dibuka, belatung yang terlihat sangat banyak.
Belatung ini tak hanya berada di kulit luar roti, namun sudah masuk hingga ke bagian dalamnya.
Netizen pun jijik melihat bagian roti tersebut yang dipenuhi belatung.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Menanggapi isu tersebut, pihak MOMOIRO tak tinggal diam.
Berikut adalah klarifikasi mereka atas kejadian tersebut melalui akun Facebook resmi MOMOIRO.
Dalam klarifikasi yang ada, pihak MOMOIRO juga telah berbicara dengan
pelanggan terkait dan menyampaikan hasil penemuan dari investigasi
internal MOMOIRO.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Ada tiga poin yang ingin disampaikan oleh pihak MOMOIRO.
- Setelah proses investigasi internal, kami menemkan bahwa karyawan kami telah menjalankan Standard Operational Procedure sesuai dengan kebijakan internal kami terkait proses pembuatan dan kami tidak menemukan adanya penyimpangan
- Kami telah melakukan cross check dengan penyedia bahan dasar pembuatan pillow cakes MOMOIRO dan bahan untuk pembuatan varian Choko B. Kami menemukan bahwa bahan-bahan tersebut aman untuk digunakan dan tidak kadaluarsa.
- Kami masih memiliki stok 1 varian Choko B yang berasal dari loyang kue yang sama, yaitu diproduksi tanggal 4 Febriari 2018 dan selesai dipanggang pukul 16:23 WIB serta kami menemukan bahwa kondisi kue masih layak dikonsumsi per tanggal 5 Februari 2018 pada pukul 19:30 WIB. Kue tersebut layak dikonsumsi karena produk MOMOIRO bisa bertahan tiga (3) hari di suhu kulkas dan 1 hari di luar kulkas - foto terlampir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar